Penerapan Codeigniter dalam Pembuatan Halaman Web Menggunakan Template CSS

Dalam artikel kali ini saya ingin mencoba menerangkan penerapan framework codeigniter. Supaya lebih mudah, telah saya siapkan template css hasil mendownload. Template ini sedikit saya modifikasi supaya lebih bersifat dinamis. Artinya, data-data yang ditampilkan nantinya mengambil dari database MySQL. Waktu saya memulainya dulu memang agak bingung dan belum menemukan cara paling mudah dalam melakukan pengkodean. Namun, setelah melihat source code seorang kawan, saya menemukan pencerahan sehingga dari penulisan kode yang rumit menjadi sangat simple. Oke, langsung kita mulai saja.

Semua file yang digunakan dalam tutorial silakan download link di bawah.

Download Project

Selain framework tersebut, file yang Anda perlukan lagi adalah .htaccess (sudah dimasukkan dalam file tadi). File ini sangat berguna ketika ingin meng-overwrite teks index.php di setiap url yang kita buat. Secara default, codeigniter selalu menambahkan text index.php ketika kita mengeksekusi sebuah controller. Dengan adanya tambahan teks index.php ini membuat url menjadi agak aneh (subjektif dari penulis, hehe). Saya sudah siapkan file .htaccess yang sifatnya general. File ini bisa dipakai di manapun, baik local komputer atau di web hosting di mana kita meletakkan file secara online.

1. Buat Folder Project

Extract codeigniter di folder htdocs jika Anda pengguna XAMPP atau di folder www jika Anda pengguna AppServ. Rename folder CodeIgniter_x.xx menjadi myproject. Masukkan file .htaccess hasil downloadan di folder myproject (root folder).

2. Buat Database

Buat database dengan nama myprojectdb. Import table dari sql di dalam file yang Anda download tadi.

3. Konfigurasi

Konfigurasi yang kita lakukan pertama kali yaitu memodifikasi file config.php dan database .php di folder myprojectsystemapplicationconfig. Edit file config.php dan isi sesuai parameter berikut ini

Ubah

$config['base_url']

menjadi

$root = "http://".$_SERVER['HTTP_HOST'];
$root .= str_replace(basename($_SERVER['SCRIPT_NAME']),"",$_SERVER['SCRIPT_NAME']);
$config['base_url']    = $root;

Dengan mengubah parameter tersebut, kita tidak perlu mengganti nama domain. Secara otomatis codeigniter akan membaca direktori aktif menjadi domain. Script ini juga berjalan jika kita letakkan di web hosting.
Setelah itu ubah lagi di dalam file yang sama

$config['index_page'] = "index.php";

menjadi

$config['index_page'] = "";

Perubahan ini dilakukan karena kita ingin mengoverwrite teks index.php di setiap url.
Kita beralih ke file database.php. Buka dan edit sesuaikan dengan database yang kita miliki. Isikan host, user, password dan nama database. Secara default XAMPP menggunakan user root dan tanpa password. Jadi, isikan seperti ini

$db['default']['hostname'] = "localhost";
$db['default']['username'] = "root";
$db['default']['password'] = "";
$db['default']['database'] = "myprojectdb";
$db['default']['dbdriver'] = "mysql";

yang lain biarkan saja. Selanjutnya akan saya teruskan di part kedua supaya tulisan tidak terlalu panjang.

farid

Selamat datang dan salam kenal. Penulis merupakan lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta jurusan Komputasi Statistik. Menekuni pemrograman web khususnya PHP dengan Yii Framework. Penggemar musik instrumen dan film Doraemon. Berasal dari Kota Lumpia Semarang dan pernah bertugas menjadi Staf Produksi dan IPDS di BPS Kabupaten Melawi. Sejak tahun 2016, mulai bertugas sebagai Staf Pengolahan Data di BPS Provinsi Kalimantan Barat

You may also like...