Konsep MVC dalam Framework Codeigniter

Bagi Anda yang sedang belajar pemrograman web, mungkin sedikit mengalami kesulitan ketika membuat halaman yang begitu banyaknya. Belum lagi jika sudah terhubung dengan database, query-query yang ditulis akan menyebar di mana-mana. Membuat web dengan bahasa prosedural biasanya lebih sulit ketika membokar kode jika akan membuat beberapa perbaikan. Apalagi jika kode program yang dibuat tidak terstruktur.Salah satu solusi dalam menangani permasalahan ini adalah membuat aplikasi berbasis web menggunakan framework.

Apa sih framework? Framework adalah kerangka kerja yang digunakan web programmer dalam menuliskan kode program supaya lebih terstruktur.Di dalam framework biasanya sudah disediakan folder-folder di mana kita menuliskan action, query database atau user interface yang akan ditampilkan bagi user. Selain itu, di dalam framework, penulisan kode sangat terbantu karena beberapa code program yang umum digunakan seperti query database, session, paging sudah disiapkan oleh framework menjadi sintaks-sintaks yang sederhana. Tetapi, sebelumnya seluruh aturan atau konfigurasi harus disesuaikan dahulu. Contohnya database yang digunakan, user, password, table prefix, dsb.

Framework yang terkenal karena kemudahan pemakaiannya adalah Codeigniter. Dokumentasi yang baik menjadi nilai plus framework ini. Codeigniter menerapkan konsep MVC (Model, View, Controller). Ilustrasi sederhana konsep MVC Codeigniter adalah sebagai berikut.Misalkan link yang ditampilkan adalah ‘www.domain.com/baca/artikel/111’. Artinya di dalam folder Controller harus disiapkan class file controller bernama baca.php. Biasanya secara default ketika kita download codeigniter telah disediakan contoh welcome.php di folder controller. Struktur kelasnya dicontoh saja, tetapi gunakan nama class sesuai nama file. Dari link yang saya sebutkan tadi, berarti di dalam file controller baca.php tambahkan fungsi artikel.

Siapkan parameter dalam fungsi tersebut variabel yang dibutuhkan. Dalam kasus ini adalah nilai ‘111’ tadi. Jika kita menggunakan database dan nilai 111 sebagai key pencarian, siapkan struktur model di folder model. Contohnya untuk mengambil isi artikel dengan key 111 kita buat berita_model.php di folder model. Sesuaikan class model dengan struktur dari codeigniter. Tambahkan fungsi bacaberita($idberita). Buat query dan kembalikan hasilnya berupa row data ke controller. Oiya, sebelumnya controller baca tadi harus menambahkan sintaks

function artikel($id)
{
	$data['berita'] = $this->berita_model->bacaberita($id);
	$this->load->vars($data);
	$this->load->view("tampilberita", $data);
}

setelah dikembalikan ke controller, controller harus menyiapkan view di dalam folder view. Misalkan tampilberita.php. Buat html biasa di tampilberita.php, tetapi isikan berita dengan memanggil variabel yang ditransfer dari controller, yaitu $berita karena variabel array yang ditransfer dari controller menjadi single variable dari masing2 indeksnya.

Buat temen-temen yang mau download Codeigniter terbaru silakan klik di sini. Jika sudah menginstall xampp, extract file zip codeigniter ini di folder htdocs. Rename folder misalnya menjadi myproject. Untuk mengakses user guide tinggal ketik url di browser “localhost/myproject/user_guide” (tanpa tanda petik).

farid

Selamat datang dan salam kenal. Penulis merupakan lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta jurusan Komputasi Statistik. Menekuni pemrograman web khususnya PHP dengan Yii Framework. Penggemar musik instrumen dan film Doraemon. Berasal dari Kota Lumpia Semarang dan pernah bertugas menjadi Staf Produksi dan IPDS di BPS Kabupaten Melawi. Sejak tahun 2016, mulai bertugas sebagai Staf Pengolahan Data di BPS Provinsi Kalimantan Barat

You may also like...